Anda mungkin berbicara bahasa Jerman tanpa memikirkannya. Jika bahasa ibu Anda adalah Inggris, Jerman, Belanda, atau Swedia, Anda adalah bagian dari silsilah linguistik yang sangat besar. Semuanya dimulai dengan Proto-Jermanik. Lidah kuno ini terbagi menjadi tiga cabang berbeda. Setiap cabang melakukan perjalanan secara berbeda. Mereka menetap di tempat berbeda. Mereka berubah dengan cara yang berbeda. Namun mereka masih memiliki DNA yang sama.
Tiga Cabang Utama
Ahli bahasa membagi bahasa Jermanik menjadi kelompok Jermanik Barat, Utara, dan Timur. Cabang Timur adalah hantu keluarga. Itu sudah punah. Bahasa seperti Gotik dan bahasa yang digunakan oleh bangsa Vandal dan Burgundi lenyap dalam sejarah. Tapi kami punya bukti bahwa mereka ada. Alkitab Gotik dari sekitar tahun 350 M tetap menjadi teks Jermanik ekstensif yang paling awal. Itu berdiri sebagai peninggalan dunia yang hilang.
Dua cabang lainnya masih hidup.
Bahasa Jermanik Barat
Kelompok ini berpusat di sekitar Laut Utara. Ini mencakup bahasa Inggris, Jerman, Frisian, Belanda, Afrikaans, dan Yiddish. Bahasa-bahasa ini menyebar ke luar. Mereka pindah bersama orang-orang. Mereka menjajah wilayah luar negeri. Itulah sebabnya bahasa Inggris digunakan di setiap benua. Itulah sebabnya bahasa Belanda menjadi bahasa Afrikaans di Afrika Selatan. Bahasa Jermanik Barat berkembang di sekitar cekungan Laut Utara dan kemudian berkembang secara global.
Bahasa Jermanik Utara
Bahasa Jermanik Utara, atau Skandinavia, menceritakan kisah ekspansi. Mereka mencapai wilayah barat hingga Greenland. Mereka menyebar ke timur hingga Rusia selama Zaman Viking. Ini terjadi pada awal Abad Pertengahan. Orang Denmark, Swedia, Islandia, Norwegia, dan Faero adalah keturunan yang masih hidup.
Mengapa Bahasa Islandia Berbeda
Tidak semua bahasa Skandinavia mengalami perubahan yang sama. Anda mungkin bertanya-tanya mengapa bahasa Islandia terdengar sangat berbeda dari bahasa Swedia atau Denmark modern. Jawabannya terletak pada isolasi dan pelestarian.
Bahasa-bahasa Skandinavia kontinental menyerap pengaruh besar dari bahasa Jerman Hilir pada akhir Abad Pertengahan. Peminjaman ini mengubah tata bahasa dan kosa kata mereka secara signifikan. Namun, bahasa Islandia dan Faero tetap terisolasi. Mereka mempertahankan banyak karakteristik tata bahasa Skandinavia Kuno. Campurannya tidak terlalu banyak. Mereka tetap mempertahankan aturan lama.
Menelusuri Akarnya
Memahami bahasa-bahasa ini membantu Anda memahami sejarah. Ini menjelaskan mengapa bahasa Inggris berbagi kata dengan bahasa Jerman. Ini menjelaskan mengapa penutur bahasa Norwegia sering membaca kisah-kisah lama. Ini menunjukkan bagaimana migrasi membentuk bahasa.
Rumpun bahasa Jermanik bukan sekadar daftar bahasa. Ini adalah peta pergerakan manusia. Orang-orang pindah. Bahasa ikut berpindah bersama mereka. Beberapa berkembang dengan cepat. Beberapa tetap diam. Beberapa mati total. Mereka yang bertahan melakukannya dengan beradaptasi dengan lingkungan baru sambil tetap mempertahankan akarnya.
Jika Anda mempelajari bahasa Jerman kedua, Anda tidak memulai dari awal. Anda terhubung kembali dengan masa lalu bersama. Kata-katanya mungkin terlihat berbeda. Suaranya mungkin berubah. Namun strukturnya sering kali menunjukkan pola kuno yang sama.

















