Anda memberikan faktanya. Apa yang Anda gambarkan adalah kenyataan. Jangan menjual perasaan Anda atau memulai pertengkaran. Ini adalah fungsi referensial bahasa dalam tindakan.

Ini adalah dasar komunikasi objektif. Tujuannya sederhana. Tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi tentang dunia luar. Pesannya berbeda dengan pengirimnya. Fokus pada objeknya, bukan pada orang yang berbicara.

Ungkapan ini memiliki banyak nama. Ada yang menyebutnya fungsi denotatif. Beberapa orang menggunakan istilah “fungsi simbolis” untuk merujuk pada kerangka Karl Bühler. Ini hidup berdampingan dengan pola bicara unik lainnya dalam lingkungan bahasa yang lebih luas yang didefinisikan oleh Roman Jakobson. Jacobson menjelaskan bagaimana orang menggunakan kata-kata secara berbeda tergantung pada niat mereka.

Fungsi referensial menargetkan satu hal: realitas. Ini menggambarkan peristiwa, data dan konsep yang ada di luar komunikasi itu sendiri. Karena ini berkaitan dengan kebenaran yang dapat diverifikasi sehingga Anda dapat memeriksa keakuratannya. Mari kita lihat konteksnya. Anda melihat referensinya. Jika cocok dengan dunia, pesannya akan bertahan.

Inilah sebabnya mengapa ia mendominasi jenis tulisan tertentu. Ditemukan dalam makalah ilmiah. Ditemukan dalam laporan berita. Semua teks yang dimaksudkan untuk menyampaikan informasi didasarkan pada fitur ini. Ini menghilangkan bakat untuk memberikan kejelasan.

Pikirkan tentang terakhir kali Anda memberi tahu seseorang tentang waktunya. Anda tidak mengatakan, “Saya rasa ini mungkin jam 3 sore berdasarkan intuisi saya.” Anda berkata, “Ini jam 15.15.” Itu adalah referensial. Atau saat menjelaskan cara kerja mesin. Atau jelaskan posisi teman Anda dalam suatu isu politik. Fokusnya tetap pada pesan dibandingkan perasaan pembicara.

Alat bahasa di balik ucapan objektif

Secara default, bahasa tidak netral. Untuk membuat tulisan yang obyektif, Anda perlu menggunakan alat-alat tertentu. Fungsi referensi bergantung pada seperangkat sumber tata bahasa yang ketat untuk mempertahankan dasar faktual pesan.

Penanda Deiktik

Indikator penting dalam mengaitkan informasi dalam ruang dan waktu. Kata-kata ini merujuk pada orang, tempat, atau momen tertentu dalam waktu. Hilangkan ambiguitas.

Contoh umum meliputi:
kami atau kami (mengidentifikasi grup)
ini atau itu (mengidentifikasi kedekatan)
di sini atau di sana (mengidentifikasi lokasi)
Hari ini atau Kemarin (mengidentifikasi waktu)

Tanpa tanda-tanda ini, pernyataan-pernyataan akan melayang tanpa tujuan. Hanya karena sesuatu yang “terjadi” tidak memberi tahu kita apa pun. Fakta bahwa “itu terjadi di sini kemarin”.

Makna denotatif

Kata-kata mempunyai lapisan. Fungsi referensial lebih mengutamakan makna denotatif. Ini adalah definisi kamus literal dari kata tersebut. Hindari elemen sugestif seperti asosiasi emosional dan latar belakang budaya.

Saat Anda mengatakan “anjing”, yang Anda maksud adalah hewan ini. Ini tidak berarti “setia” atau “unik”. Anda tetap berpegang pada makna utama. Ketepatan inilah yang memungkinkan dilakukannya verifikasi.

Kata benda dan kata kerja

Kata benda dan kata kerja merupakan tulang punggung pelaporan berbasis fakta. Mereka memberi nama objek dan menjelaskan tindakannya. Kata sifat dan kata keterangan sering kali menimbulkan subjektivitas. “indah matahari terbenam” itu subjektif. “Matahari terbenam pada pukul 19:42.” adalah referensial.

Fitur ini mendukung mood indikatif kata kerja. Indikasinya menyatakan apa adalah atau dulu. Ini bukan perintah (imperatif) atau keinginan (subjungtif). Ini menyatakan kenyataan.

Intonasi Ucapan

Cara Anda mengatakannya itu penting. Fungsi referensial menggunakan intonasi pengucapan. Ini adalah nada pernyataan yang datar dan mantap. Hal ini kontras dengan nada pertanyaan yang meninggi atau ledakan emosi yang bervariasi. Nadanya memberi isyarat, “Ini adalah fakta.”

Contoh Pidato Referensi di Dunia Nyata

Memahami teori adalah satu hal. Melihatnya beraksi adalah hal lain. Berikut adalah contoh jelas di mana fungsi referensi adalah yang utama. Setiap contoh mengutamakan pengetahuan daripada emosi.

  • **Makan malam disiapkan dan disajikan. **
    Hal ini menunjukkan fakta tentang keadaan pola makan. Tidak ada yang perlu memakannya. Sekadar memberi informasi.

-**Mereka adalah orang tuaku. **
Pemberitahuan status hubungan sederhana. Tidak perlu emosi. Hanya sebuah identitas.

  • ** Saya pergi ke Paris pada musim panas. **
    Laporkan acara tersebut. Atur tindakan ke waktu dan tempat tertentu. Ini dapat diverifikasi.

  • **Ponsel adikku rusak. **
    Deskripsi faktual tentang kegagalan item. Jelaskan apa yang terjadi pada perangkat Anda.

  • **Suhunya sangat tinggi kemarin. **
    ramalan cuaca. Percayai fakta, bukan opini.

-**Bus berangkat terlambat 30 menit. **
Pemberitahuan penyimpangan kemajuan. Perkirakan penundaannya.

-**abang saya