додому Pendidikan Metode & Materi Ajar Cara Menemukan Bilangan Yang Dapat Dibagi Tanpa Kalkulator

Cara Menemukan Bilangan Yang Dapat Dibagi Tanpa Kalkulator

Pembagian dalam matematika adalah suatu sifat di mana suatu bilangan bulat tertentu dapat dibagi secara tepat dengan bilangan bulat lainnya. Tidak ada pecahan yang tersisa. Tidak ada sisa. Jika Anda membagi dan mendapatkan bilangan bulat, Anda mendapatkan kecocokan.

Ambil 12 dan 3. Bagi 12 dengan 3. Anda mendapatkan 4. Tidak ada yang tertinggal. Itu adalah tindakan yang bisa dibagi.

Ini bukan hanya hal-hal sepele di kelas. Ini adalah alat dasar dalam teori aritmatika dan bilangan. Ini membantu Anda mengidentifikasi faktor-faktor. Ini menyederhanakan pecahan. Ini memecahkan masalah yang melibatkan kelipatan.

Bilangan seperti 3, 6, 9, dan 12 semuanya habis dibagi 3. Bagilah masing-masing bilangan dengan 3 dan Anda akan mendapatkan bilangan bulat bersih: 1, 2, 3, dan 4.

Operasi itu sendiri disebut pembagian. Ini melibatkan dua bagian utama: pembagi dan pembagian. Pembagi adalah bilangan yang Anda bagi. Dividen adalah jumlah total yang Anda bagi.

Mengapa Aturan Pembagian Penting?

Anda mungkin berpikir ini adalah pemikiran kuno. Mengapa repot-repot dengan aturan jika Anda memiliki kalkulator?

Karena matematika mental lebih cepat untuk pemeriksaan cepat. Karena menyederhanakan pecahan memerlukan penentuan faktor persekutuan secara instan. Karena memahami struktur bilangan membuat aljabar tidak terlalu menakutkan di kemudian hari.

Berikut adalah kriteria dasar pembagian yang harus dihafal. Aturan ini memberi tahu Anda jika suatu bilangan habis dibagi rata tanpa melakukan pembagian panjang.

  • Oleh 2 : Berakhir dengan 0, 2, 4, 6, atau 8. Hanya bilangan genap.
  • Oleh 3 : Jumlahkan semua digitnya. Jika jumlahnya habis dibagi 3, maka bilangan tersebut juga habis dibagi 3.
  • Pada 5 : Berakhir pada 0 atau 5.

Pintasan ini penting untuk kecepatan perhitungan dan menyederhanakan operasi.

“Aturan keterbagian adalah jalan pintas mental yang melewati aritmatika kompleks.”

Menguraikan Elemen Pembagian

Untuk memahami sifat dapat dibagi, Anda harus mengetahui bagian-bagian persamaannya. Masalah pembagian memiliki tiga komponen utama.

  1. Dividen : Jumlah yang dibagi.
  2. Pembagi : Bilangan yang melakukan pemisahan.
  3. Hasil Bagi : Hasil pembagian.

Jika pembagiannya tepat, tidak ada sisa (atau sisa ).

Lihatlah 20 5 = 4.
20 adalah dividennya.
5 adalah pembagi.
4 adalah hasil bagi.
Sisanya adalah 0. Ini berarti 20 habis dibagi 5.

Aturan Dasar Pembagian Integer

Tidak semua angka bermain bagus. Ada aturan ketat untuk bilangan bulat.

Pertama, hanya bilangan bulat bukan nol yang dihitung sebagai pembagi dalam konteks ini.

Kedua, setiap bilangan habis dibagi 1 dan bilangan itu sendiri. Selalu.
Contoh: 7 dibagi 1 adalah 7. 7 dibagi 7 adalah 1.

Ketiga, nol adalah kasus khusus. Nol habis dibagi oleh bilangan bulat apa pun yang bukan nol.
Contoh: 0 4 = 0.

Keempat, Anda tidak bisa membaginya dengan nol. Itu tidak terdefinisi. Jangan mencobanya.

Terakhir, jika suatu bilangan habis dibagi bilangan lain, maka bilangan tersebut habis dibagi semua faktor bilangan tersebut.
Jika 60 habis dibagi 12, maka 60 juga habis dibagi 6, 4, 3, 2, dan 1.

Reaksi berantai dari keterbagian inilah yang menjadi alasan mengapa anjak piutang begitu kuat. Ini mengungkapkan struktur tersembunyi di dalam angka.

Exit mobile version