Upacara Penghargaan Nobel tahunan di Stockholm lebih dari sekedar acara penghargaan; ini adalah perayaan nasional atas kemajuan ilmu pengetahuan. Mulai dari ceramah dan pameran hingga pertunjukan cahaya yang rumit, acara ini menangkap imajinasi publik, menarik banyak pengunjung bukan hanya karena glamornya saja, namun juga mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang penelitian mutakhir di bidang seperti kedokteran, ilmu material, dan fisika kuantum. Antusiasme yang meluas ini sangat kontras dengan meningkatnya skeptisisme terhadap ilmu pengetahuan yang terjadi di belahan dunia lain, khususnya di Amerika Serikat, di mana dana penelitian telah dipotong, dan misinformasi terus berkembang.
Keterputusan ini sangat penting: keterlibatan masyarakat dengan ilmu pengetahuan bukanlah sebuah hal yang pasti. Hal ini membutuhkan pengembangan yang disengaja dan dukungan yang konsisten. Salah satu pemimpin universitas di Swedia menyatakan keprihatinannya bahwa menurunnya dukungan ilmiah di negara-negara seperti AS dan Hongaria akan memaksa para pemimpin Eropa untuk membahas cara mempertahankan ilmu pengetahuan dari serangan di tahun baru.
Terlepas dari tantangan yang ada, Hadiah Nobel sendiri berfungsi sebagai pengingat akan apa yang dapat dicapai oleh ilmu pengetahuan. Penghargaan tahun 2025 ini memberikan penghargaan atas terobosan dalam penerowongan mekanika kuantum makroskopis (membuka jalan bagi komputasi kuantum), teknologi penangkapan karbon, dan regulasi sistem kekebalan untuk terapi autoimun dan kanker. Ini bukanlah konsep abstrak; ilmu pengetahuan adalah alat yang berpotensi mengubah realitas kita. Seperti yang dikatakan Astrid Söderbergh Widding dari Yayasan Nobel, sains adalah “lingua franca” yang menyatukan umat manusia.
“Lampu Nobel di tengah kegelapan musim dingin di Skandinavia memberi tahu kita bahwa kita tidak bisa menjadi penonton yang pasif. Kita harus menjadi kontributor aktif dalam membela kebebasan penelitian.”
Pencarian pengetahuan, bahkan di bidang seperti penelitian kesadaran, tetaplah penting. Terlepas dari tantangan yang ada saat ini, para ilmuwan bertekad untuk mengungkap misteri pikiran manusia, sebuah upaya yang mencerminkan semangat optimisme yang sama seperti yang terjadi di Stockholm. Baik itu mengeksplorasi alam semesta melalui otak kita atau mengembangkan solusi iklim, sains tetap menjadi alat paling efektif untuk menavigasi hal-hal yang tidak kita ketahui.
Pesannya jelas: kemajuan ilmu pengetahuan tidak bisa dihindari. Hal ini membutuhkan partisipasi aktif, mempertahankan kebebasan, dan menghidupkan kembali semangat kemungkinan. Terobosan nyata yang dirayakan pada Hadiah Nobel harus menginspirasi kita untuk memperjuangkan pekerjaan yang berantakan, sulit, namun pada akhirnya penting bagi mereka yang mendorong batas-batas pemahaman manusia.



















